Hubungan internasional sangatlah penting bagi kemajuan suatu negara. Perserikatan
Bangsa
Bangsa atau
disingkat PBB adalah suatu organisasi internasional yang menjadi tempat bagi
terbentuknya hubungan internasional antar negara di dunia. looktoismifa.blogspot.com
akan membahas mengenai bagaimana PBB dan hubungannya dengan negara
kita ini, Indonesia.
PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa) adalah suatu organisasi internasional
yang anggotanya hampir
seluruh Negara
di dunia (United Nations). PBB
dibentuk untuk memfasilitasi hukum internasional, lembaga ekonomi, dan
perlindungan sosial. PBB didirikan pada 24 Oktober 1945 yang bermarkas di New
York City, Amerika Serikat.
Tujuan PBB:
Ø
Memelihara perdamaian dan keamanan internasional
Ø
Mengembangkan hubungan persaudaraan antar bangsa
Ø
Menciptakan kerja sama dalam memecahkan masalah
internasional
Ø
Menjadikan PBB sebagai pusat usaha dalam
mewujudkan tujuan bersama cita-cita di atas
Asas PBB:
ü
Berdasarkan persamaan kedaulatan dari semua
anggotanya
ü
Semua anggota harus memenuhi dengan ikhlas
kewajiban mereka sebagaimana tercantum dalam piagam PBB
ü
Semua anggota harus menyelesaikan persengketaan
internasional dengan damai
ü
Dalam hubungan internasional semua anggota harus
menjauhi penggunaan ancaman atau kekerasan terhadap orang lain
Struktur
Organisasi PBB:
1.
Majelis Umum
Berhubungan dengan perdamaian, keamanan, ekonomi, pendidikan, dan
kesehatan.
2.
Dewan Keamanan
Menjaga kedamaian serta keamanan.
3.
Dewan Ekonomi dan Sosial (ECOSOC)
Bertanggung jawab dalam kegiatan ekonomi dan sosial.
4.
Dewan Perwalian
Mengusahakan
kemajuan penduduk daerah perwalian untuk mencapai kemerdekaannya.
5.
Mahkamah Internasional
Memeriksa perselisihan atau sengketa antarnegara.
6.
Sekertariat
Menyediakan penelitian, informasi, serta fasilitas yang dibutuhkan
untuk rapat PBB.
Hubungan Indonesia dengan PBB
Indonesia telah menjadi anggota
PBB yang ke-60 pada 28 September 1950. Kemudian keluar pada 7 Januari 1965 dan
masuk lagi pada 28 September 1966. Indonesia memiliki perwakilan tetap untuk
PBB di New York dan organisasi internasional lainnya di Jenewa. Misi di New
York dikepalai oleh wakil tetap, sedangkan misi di Jenewa dikepalai duta besar.
Wakil tetap untuk PBB pertama
dari Indonesia yaitu Lambertus Nicodemus Palar. Ia berperan penting dalam
mencari dukungan pengakuan internasional tentang kedaulatan Indonesia pada masa
sulit dengan Belanda tahun 1947, saat Indonesia memiliki status pengamat dalam
Majelis Umum PBB.
Sekian mengenai
PBB dan hubungannya dengan Indonesia dari looktoismifa.blogspot.com.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar