Minggu, 26 Juli 2015

PBB dan Indonesia

Hubungan internasional sangatlah penting bagi kemajuan suatu negara. Perserikatan Bangsa
Bangsa atau disingkat PBB adalah suatu organisasi internasional yang menjadi tempat bagi terbentuknya hubungan internasional antar negara di dunia. looktoismifa.blogspot.com akan membahas mengenai bagaimana PBB dan hubungannya dengan negara kita ini, Indonesia.

PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa) adalah suatu organisasi internasional yang anggotanya hampir
seluruh Negara di dunia (United Nations). PBB dibentuk untuk memfasilitasi hukum internasional, lembaga ekonomi, dan perlindungan sosial. PBB didirikan pada 24 Oktober 1945 yang bermarkas di New York City, Amerika Serikat.

Tujuan PBB:
Ø  Memelihara perdamaian dan keamanan internasional
Ø  Mengembangkan hubungan persaudaraan antar bangsa
Ø  Menciptakan kerja sama dalam memecahkan masalah internasional
Ø  Menjadikan PBB sebagai pusat usaha dalam mewujudkan tujuan bersama cita-cita di atas

Asas PBB:
ü  Berdasarkan persamaan kedaulatan dari semua anggotanya
ü  Semua anggota harus memenuhi dengan ikhlas kewajiban mereka sebagaimana tercantum dalam piagam PBB
ü  Semua anggota harus menyelesaikan persengketaan internasional dengan damai
ü  Dalam hubungan internasional semua anggota harus menjauhi penggunaan ancaman atau kekerasan terhadap orang lain

Struktur Organisasi PBB:
1.       Majelis Umum
Berhubungan dengan perdamaian, keamanan, ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.
2.       Dewan Keamanan
Menjaga kedamaian serta keamanan.
3.       Dewan Ekonomi dan Sosial (ECOSOC)
Bertanggung jawab dalam kegiatan ekonomi dan sosial.
4.       Dewan Perwalian
Mengusahakan kemajuan penduduk daerah perwalian untuk mencapai kemerdekaannya.
5.       Mahkamah Internasional
Memeriksa perselisihan atau sengketa antarnegara.
6.       Sekertariat
Menyediakan penelitian, informasi, serta fasilitas yang dibutuhkan untuk rapat PBB.

Hubungan Indonesia dengan PBB
                Indonesia telah menjadi anggota PBB yang ke-60 pada 28 September 1950. Kemudian keluar pada 7 Januari 1965 dan masuk lagi pada 28 September 1966. Indonesia memiliki perwakilan tetap untuk PBB di New York dan organisasi internasional lainnya di Jenewa. Misi di New York dikepalai oleh wakil tetap, sedangkan misi di Jenewa dikepalai duta besar.
                Wakil tetap untuk PBB pertama dari Indonesia yaitu Lambertus Nicodemus Palar. Ia berperan penting dalam mencari dukungan pengakuan internasional tentang kedaulatan Indonesia pada masa sulit dengan Belanda tahun 1947, saat Indonesia memiliki status pengamat dalam Majelis Umum PBB.


Sekian mengenai PBB dan hubungannya dengan Indonesia dari looktoismifa.blogspot.com.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar