Selasa, 29 Juli 2014

Proposal


Saat ini kita cukup sering membuat proposal, terutama ketika sedang membuat suatu acara atau kegiatan yang membutuhkan izin maupun bantuan dari pihak lain. Dengan dibuatnya proposal ini, acara atau kegiatan akan lebih teratur dan lebih resmi. Sekarang, looktoismifa.blogspot.com akan membahas sedikit mengenai proposal.
               
Seperti yang telah disebutkan di atas, proposal adalah suatu kegiatan sebagai usulan tertulis untuk melakukan suatu kegiatan, yang datujukan kepada pihak tertentu.

Tujuan proposal:
Ø  Mendapat izin atau persetujuan
Ø  Mendapat bantuan ( baik berupa dana maupun sarana)

Syarat suatu proposal:
v  Memiliki struktur dan logika yang jelas
v  Hasil kegiatan harus terukur
v  Perumusan jenis kegiatan jelas, inovatif serta terperinci
v  Hubungan kegiatan dengan bantuan yang diajukan harus rasional

Unsur-unsur proposal:
·         Latar belakang
·         Nama kegiatan
·         Tema kegiatan
·         Tujuan
·         Peserta
·         Hasil yang diharapkan
·         Kepanitiaan
·         Alokasi dana
·         Waktu dan pelaksanaan kegiatan
·         Penutup

Hal-hal yang harus diperhatikan dalam membuat proposal, yaitu:
1)      Dalam latar belakang, diyakinkan mengenai pemilihan kegiatan
2)      Tujuan kegiatan harus jelas
3)      Kepanitiaan
4)      Alokasi dana harus rasional
5)      Pelaksanaan sesuai dengan faktanya

Contoh proposal

Proposal Kegiatan Festival Pentas Seni Dan Budaya

I. LATAR BELAKANG

Seiring perkembangan waktu dan pesatnya perkembangan teknologi dan informasi serta kurangnya minat dan perhatian para pemuda terhadap seni dan budaya asli milik Indonesia yang semestinya kita lestarikan kini tenggelam di tengah-tengah begitu kuatnya arus budaya asing yang masuk hingga ke pelosok-pelosok desa. Hanya sedikit saja ada seorang remaja ataupun pemuda kita yang bisa membawakan tarian tradisional dan sesuatu yang aneh jika kita menemukan seseorang yang mengenakan batik dalam kesehariannya. Pergeseran adat dan budaya tampaknya telah merubah wajah anak-anak negeri yang lebih memilih budaya asing untuk mereka banggakan. Masuknya budaya barat yang mendapat respon positif dari kalangan remaja tanpa adanya filter dan penyeimbang dari budaya lokal mengakibatkan para remaja, pemuda dan sebagian besar masyarakat mengalami kerancuan dalam memahami dan membedakan antara budaya asli milik Indonesia dengan budaya asing. Melihat kondisi dan fakta di atas pantas kiranya kita memberikan perhatian lebih terhadap permasalahan tersebut dan inilah yang menjadi latarbelakang kami sebagai organisasi Mahasiswa "Indonesia Sosial Komunitas" (INSOSKOM) akan menyelenggarakan kegiatan Festival lintas kampus dan Pentas Seni Budaya 

II. MAKSUD DAN TUJUAN
Dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 1945, Indonesia Sosial Komunitas selaku organisasi kepemudaan dan mahasiswa ingin mengadakan acara Festival lintas kampus dan pentas seni budaya yang bertujuan untuk:
A. Untuk memperingati dan memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Yang Ke 69
B. Untuk melestarikan dan menumbuhkan minat terhadap seni dan budaya asli Indonesia
C. Untuk membangun kebersamaan dan membangun kreativitas para pemuda

III. KEGIATAN
WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN
Pentas seni dan budaya ini akan kami laksanakan pada
Hari      : Minggu
Tanggal :17 Agustus 2014
Waktu  : 10.00 s/d selesai
Tempat : Gedung Aula Universitas BINA KARYA

SUSUNAN ACARA
Terlampir

SUSUNAN PANITIA
Terlampir
IV. ANGGARAN
Terlampir

Contoh Anggaran Proposal Kegiatan

Contoh anggaran proposal kegiatan
Semoga bermanfaat. :)

Karya Ilmiah

Saat ini tugas-tugas di sekolah terkadang harus dituliskan dalam bentuk karya ilmiah. Banyak pula
lomba membuat karya ilmiah. Sehingga, kita sudah harus pasti tahu apa itu karya ilmiah dan bagaimana sistematika penulisan karya ilmiah. Maka dari itu, di looktoismifa.blogspot.com ini akan dibahas sedikit mengenai karya ilmiah. J

Karya ilmiah itu adalah karangan yang disusun dengan metode ilmiah, menggunakan daya nalar dan berdasarkan fakta.

Ciri-ciri karya ilmiah:
Ø  Masalah diungkap secara ilmiah
Ø  Pendapat berdasarkan fakta
Ø  Tulisan disusun secara sistematis dan logis
Ø  Ragam bahasa bersifat lugas

Jenis-jenis karya ilmiah:
·         Laporan
·         Makalah, dimana persoalannya dipecahkan berdasarkan kajian literatur
·         Skripsi, karya ilmiah yang disusun mahasiswa S-1
·         Tesis, karya ilmiah yang disusun mahasiswa S-2
·         Disertasi, karya ilmiah yang disusun mahasiswa S-3

Sistematika penulisan karya ilmiah:
1.       Bentuk popular atau manasuka
Disusun dalam bentuk surat atau essay.
2.       Bentuk semiformal
§  Halaman judul
§  Kata pengantar
§  Daftar isi
§  Pendahuluan
§  Pembahasan
§  Kesimpulan
§  Daftar pustaka
3.       Bentuk formal
§  Judul
§  Lembar pengesahan
§  Kata pengantar
§  Daftar isi
§  Abstrak
§  Bab pendahuluan, yang terdiri atas:
o   Latar belakang masalah
o   Rumusan dan pembatasan masalah
o   Maksud dan tujuan penelitian
o   Manfaat penelitian
o   Metode penelitian
o   Sistematika penulisan
§  Bab kajian teori
§  Bab pembahasan
§  Kesimpulan dan saran
§  Daftar pustaka
§  Lampiran

Unsur-unsur Daftar Pustaka
                Unsur-unsur daftar pustaka dapat disingkat NaTaBuKoBit, yaitu:
ü  Na à Nama pengarang buku, yang dikutip terbalik
ü  Ta à Tahun diterbitkannya buku
ü  Bu à Judul buku, yang ditulis miring atau tegak digaris bawahi
ü  Ko à Kota diterbitkannya buku
ü  Bit à Nama penerbit buku

Contoh daftar pustaka
Nama pengarang buku: Resnick Halliday
Tahun terbit buku: 1991
Judul buku: Fisika jilid 1, 2 (terjemahan)
Kota diterbitkannya buku: Jakarta
Nama penerbit buku: Penerbit Erlangga

Dari data tersebut, maka penulisan daftar pustakanya yaitu seperti berikut:
Halliday, Resnick. 1991. Fisika Jilid 1, 2 (terjemahan). Jakarta: Penerbit Erlangga
atau
Halliday, Resnick. 1991. Fisika Jilid 1, 2 (terjemahan). Jakarta: Penerbit Erlangga

Namun, yang lebih umum digunakan yaitu yang pertama.

Catatan Kaki
Dalam suatu karya ilmiah terkadang ada yang namanya catatan kaki, yang merupakan keterangan untuk menunjukkan sumber suatu kutipan, pendapat, fakta atau ikhtisar.
Catatan kaki diletakkan di bagian bawah halaman yang sama dengan kalimat yang ditandai. Catatan kaki tidak boleh ditempatkan di halaman yang berbeda dengan kalimat yang ditandai. Jika suatu kutipan, pendapat, fakta atau ikhtisar berada di halaman 30, berarti catatan kakinya pun harus berada di bagian bawah halaman 30.

Contoh catatan kaki
[1] Sidi Gazalba, Maut: Batas Kebudayaan dan Agama (Jakarta: Penerbit Tintamas Indonesia, 1972), 100
[2] Soerjono Soekanto, “Tanggung Jawab Perdata dan Pembantu Dokter,” Kompas, 12 November 1981.