Minggu, 26 Juli 2015

Drama

Saat ini banyak yang suka menonton drama. Alangkah lebih baik sebagai pecinta drama mengetahui langkah-langkah pementasan drama dan aspek-aspek drama tersebut. Maka dari itu, di looktoismifa.blogspot.com ini akan dibahas mengenai drama. J

Drama adalah karya sastra yang menggambarkan kehidupan dengan menyampaikan persoalan melalui lakuan dan dialog yang memiliki bagian untuk diperankan. Unsur-unsur drama yaitu tema, alur, penokohan (protagonis, antagonis, tirtagonis), latar, dialog, perlengkapan, dan amanat.

Aspek-aspek drama:
ü Aspek cerita, mengungkapkan peristiwa yang dialami pelaku
ü Aspek pementasan, pertunjukan di atas panggung

Macam-macam drama:
·      Tragedi, yaitu drama duka yang pelakunya terlibat pertikaian serius
·      Melodrama, yaitu drama dengan lakon yang sentimental
·      Komedi, yaitu drama dengan lakon yang menghibur dengan sindiran
·      Force, yaitu drama jenaka yang mengutamakan kelucuan
·      Satire, yaitu drama kritik yang berisi kelucuan hidup

Langkah-langkah pementasan drama:
Ø Menyusun naskah
Ø Pembedahan bersama isi naskah
Ø Calon pemain membaca keseluruhan naskah
Ø Pemilihan peran
Ø Mendalami peran yang akan dimainkan
Ø Mengatur sistem pentas
Ø Pemain melakukan latihan
Ø Gladi resik
Ø Pementasan

Ha-hal yang harus diperhatikan saat pemilihan pemain, yaitu kemampuan dan kesanggupan calon pemain, kesesuaian postur tubuh, tipe gerak, dan suara. Hal-hal yang harus dipahami saat menghayati watak, yaitu pahami ciri fisik tokoh, ciri sosial, nonfisik, dan perilaku.


Alat-alat ekspresi drama:
v  Lafal, yaitu cara pengucapan bunyi bahasa
v  Intonasi, yaitu tinggi rendahnya suara nada
v  Nada atau tekanan, yaitu keras lemahnya pengucapan kata atau kalimat
v  Mimik dan gerak-gerik


Hal-hal yang penting dalam naskah drama:
o   Babak, yaitu bagian yang merangkum semua peristiwa pada suatu tempat dalam urutan waktu tertentu
o   Adegan, yaitu bagian dari babak yang batasnya ditentukan perubahan peristiwa
o   Dialog, yaitu percakapan antar tokoh
o   Petunjuk pengarang, yaitu penjelasan cerita pada pembaca atau kru pentas
o   Prolog, yaitu kata-kata pendahuluan agar penonton mempunyai gambaran
o   Epilog, yaitu kata-kata yang diucapkan ketika drama selesai yang berisi amanat

Fungsi dialog:
§  Melukiskan watak tokoh cerita
§  Mengembangkan plot untuk menjelaskan isi cerita
§  Memberi isyarat peristiwa yang mendahuluinya
§  Memberi isyarat peristiwa yang akan dating
§  Memberi komentar terhadap drama

Segitu ulasan mengenai drama dari looktoismifa.blogspot.com. Semoga bermanfaat, terutama saat


akan melakukan suatu drama. :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar