Saat ini tugas-tugas di sekolah terkadang harus dituliskan dalam
bentuk karya ilmiah. Banyak pula
lomba
membuat karya ilmiah. Sehingga, kita sudah harus pasti tahu apa itu karya
ilmiah dan bagaimana sistematika penulisan karya ilmiah. Maka dari itu, di looktoismifa.blogspot.com ini akan dibahas sedikit mengenai karya ilmiah.
J
Karya
ilmiah itu adalah karangan yang disusun dengan metode ilmiah, menggunakan daya
nalar dan berdasarkan fakta.
Ciri-ciri karya ilmiah:
Ø
Masalah diungkap secara ilmiah
Ø
Pendapat berdasarkan fakta
Ø
Tulisan disusun secara sistematis dan logis
Ø
Ragam bahasa bersifat lugas
Jenis-jenis karya ilmiah:
·
Laporan
·
Makalah, dimana persoalannya dipecahkan
berdasarkan kajian literatur
·
Skripsi, karya ilmiah yang disusun mahasiswa S-1
·
Tesis, karya ilmiah yang disusun mahasiswa S-2
·
Disertasi, karya ilmiah yang disusun mahasiswa
S-3
Sistematika
penulisan karya ilmiah:
1.
Bentuk popular atau manasuka
Disusun dalam bentuk surat atau essay.
2.
Bentuk semiformal
§ Halaman
judul
§
Kata pengantar
§
Daftar isi
§
Pendahuluan
§
Pembahasan
§
Kesimpulan
§
Daftar pustaka
3.
Bentuk formal
§
Judul
§
Lembar pengesahan
§
Kata pengantar
§
Daftar isi
§
Abstrak
§
Bab pendahuluan, yang terdiri atas:
o
Latar belakang masalah
o
Rumusan dan pembatasan masalah
o
Maksud dan tujuan penelitian
o
Manfaat penelitian
o
Metode penelitian
o
Sistematika penulisan
§
Bab kajian teori
§
Bab pembahasan
§
Kesimpulan dan saran
§
Daftar pustaka
§
Lampiran
Unsur-unsur Daftar Pustaka
Unsur-unsur daftar pustaka dapat
disingkat NaTaBuKoBit, yaitu:
ü
Na à Nama pengarang buku, yang dikutip terbalik
ü
Ta à Tahun diterbitkannya buku
ü
Bu à Judul buku, yang ditulis miring atau tegak
digaris bawahi
ü
Ko à Kota diterbitkannya buku
ü
Bit à Nama penerbit buku
Contoh daftar pustaka
Nama
pengarang buku: Resnick Halliday
Tahun
terbit buku: 1991
Judul buku:
Fisika jilid 1, 2 (terjemahan)
Kota
diterbitkannya buku: Jakarta
Nama
penerbit buku: Penerbit Erlangga
Dari data
tersebut, maka penulisan daftar pustakanya yaitu seperti berikut:
Halliday,
Resnick. 1991. Fisika Jilid 1, 2
(terjemahan). Jakarta: Penerbit Erlangga
atau
Halliday,
Resnick. 1991. Fisika Jilid 1, 2 (terjemahan). Jakarta: Penerbit Erlangga
Namun, yang
lebih umum digunakan yaitu yang pertama.
Catatan Kaki
Dalam
suatu karya ilmiah terkadang ada yang namanya catatan kaki, yang merupakan keterangan
untuk menunjukkan sumber suatu kutipan, pendapat, fakta atau ikhtisar.
Catatan
kaki diletakkan di bagian bawah halaman yang sama dengan kalimat yang ditandai.
Catatan kaki tidak boleh ditempatkan di halaman yang berbeda dengan kalimat
yang ditandai. Jika suatu kutipan, pendapat, fakta atau ikhtisar berada di
halaman 30, berarti catatan kakinya pun harus berada di bagian bawah halaman
30.
Contoh catatan kaki
[1] Sidi Gazalba, Maut: Batas Kebudayaan dan Agama (Jakarta: Penerbit
Tintamas Indonesia, 1972), 100
[2] Soerjono Soekanto, “Tanggung Jawab Perdata dan Pembantu Dokter,” Kompas, 12 November 1981.
[2] Soerjono Soekanto, “Tanggung Jawab Perdata dan Pembantu Dokter,” Kompas, 12 November 1981.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar